Lab 8.13 Konfigurasi Virtual Host Pada Nginx di CentOS 7





Assalamu'alaikum Wr Wb, 

Kali ini saya akan posting materi lanjutan dari Web Server Nginx, yaitu Konfigurasi Virtual Host pada Nginx. 

Virtual Host itu apa sih ?


VirtualHost adalah cara untuk mengatur beberapa domain dalam IP yang sama dalam satu server, Cara ini dilakukan jika kalian ingin memiliki lebih dari satu domain dalam satu server dengan ip yang sama. Virtual Host dibutuhkan jika kita ingin menjalankan beberapa Web sekaligus pada satu server yang sama.

Topologi yang digunakan :




Sekarang kita masuk ke tahap konfigurasi nya :



Konfigurasi Server


1). Pertama, kita buat file .conf di direktori /etc/nginx/conf.d/ yang akan digunakan untuk Virtual Host
nano /etc/nginx/conf.d/vhostivan.conf 



2). Kemudian kita atur Host virtual nya, sedangkan untuk konfigurasi domain utamanya tetap pada file konfigurasi default nya, yaitu nginx.conf yang berada pada direktori /etc/nginx/


Keterangan :

  • listen 80 = Itu berarti server akan memenuhi request dari semua IP yang mengakses port 80 (http)


  • server_name digunakan untuk mendefinisikan nama server, disini saya ingin mendefinisikan www.ivanfrost.com
  • location / digunakan untuk mengatur letak dari konten halaman website. Tanda (/) menandakan direktori root. Jadii tanda / itu menandakan halaman utama web (index) dan subdirektori didalamnya diikuti dengan nama direktori tersebut. 
  • root /usr/share/nginx/ivanfrostcom digunakan untuk meletakkan konten web pada direktori /usr/share/nginx/ivanfrostcom yang akan digunakan untuk tampilan website dari www.ivanfrost.com
  • index index.html dan index.htm digunakan untuk mendefinisikan file index yang digunakan untuk tampilan Web.


3). Setelah itu, kita edit file nginx.conf yang berada pada direktori /etc/nginx/
nano /etc/nginx/nginx.conf




4). Kemudian atur direktori halaman web untuk domain utama kalian, disini saya mengaturnya di /usr/share/nginx/ivannet




5). Setelah itu, kita buat direktori untuk Konten Web yang akan digunakan untuk domain kalian masing-masing 




6). Selanjutnya kita buat file index.html untuk domain yang pertama pada direktori yang sudah ditentukan sebelumnya
nano /direktori website kalian/index.html


Dan berikut adalah script yang saya buat untuk Web www.ivan.net





7). Kita buat juga file index.html untuk domain yang kedua 





8). Setelah itu, kita restart service nginx nya agar konfigurasi yang sudah dilakukan dapat berjalan 







Verifikasi Client


1). Sekarang, kita lakukan pengetesan pada web browser client dengan membuka Halaman Web dari kedua domain yang sudah dibuat 






Oke, cukup sekian untuk postingan saya kali ini, semoga bermanfaat...

Wassalamu'alaikum Wr Wb.

Comments

Popular posts from this blog

Troubleshooting Jaringan

Spesifikasi Minimum (Minimum Requirements) Windows Server 2012