Perbedaan HTML dan HTML5


HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan dalam format ASCII normal sehingga menjadi halaman web dengan perintah-perintah HTML. 

Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee Robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).

Sedangkan HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti dari Internet. HTML5 adalah revisi kelima dari HTML (yang pertama kali diciptakan pada tahun1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada tahun 1997[1]) dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.

HTML5 merupakan salah satu karya Konsortium Waring Wera Wanua (World Wide Web Consortium, W3C) untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan cara HTML ataupun XHTML. HTML5 merupakan jawaban atas pengembangan HTML 4.01 dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan diimplementasikan secara berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak pembuat web. (wikipedia.com).




PERBEDAAN HTML DENGAN HTML 5

  1. Fitur Embed Video Directly.
  2. Templating Embeded
  3. Web worker.
  4. Semantic
  5. Local Storage
1. Fitur Embed Video Directly.

Biasanya kita sering menggunakan iframe pada tag HTML untuk mengembed video, sekarang anda udah gak usah lagi embed dengan iframe yang notabene membuat situs/blog anda lama banget buat di aksesnya. Fitur ini sering disebut canvas.

2.  Templating Embeded

Pada HTML sebelumnya, untuk membuat sebuah website. Kita harus kenal yang namanya CSS. Sekarang anda bisa langsung membuat template website secara otomatis dengan HTML5. Contohnya: <header> jika anda ingin membuat header, <aside>untuk sidebar, <footer> untuk footer. dan masih banyak lagi.

3. Web worker.

Pastinya anda sering kan gunain javascript, ketika multitrheading script yang kita buat terlalu banyak. Pastinya web kita lambat banget tuh buat di akses. Web worker ini bisa menjadi penawar web yang menggunakan banyak javascript karena kabarnya bisa mempercepat tampilan website anda walaupun javascript yang terimplant pada website anda banyak.

4. Semantic

Pastinya HTML5 mengimplementasikan semantic terbarunya donk. Intinya sih supaya anda tidak salah dalam menggunakan tag div atau span. Karena masih banyak yang keliru hingga sekarang. Semantic di HTML5 bisa memperbaiki semuanya. seperti pada pembuatan menu. Kita bisa menggunakan nav untuk membuat navigasi yang sempurna.

5. Local storage.

Tau gak yang namanya chace, chace disini sering banget di optimisasi oleh webmaster terutama bagi webnya yang berat. Biasanya sih sering di aktivkan tuh chace untuk web mereka jadi ketika anda mengakses situs mereka, anda tidak mendownload web mereka secara keseluruhan melainkan hanya updatenya saja. Cuma chace juga mempunyai batasan. Hanya sedikit yang bisa di tampung dalam chace sehingga ketika web tersebut memang total sizenya banyak pasti banyak yang ilang. HTML5 sudah bisa menyimpan banyak bahkan video.

HTML 5 menambahkan unsur-unsur baru untuk secara khusus mengidentifikasi masing-masing konstruksi umum:
  • Section: Sebuah bagian atau bab dalam sebuah buku, sebuah bagian dalam sebuah bab, atau pada dasarnya apa pun yang memiliki pos sendiri dalam HTML 4.
  • Header: header Halaman yang ditampilkan pada halaman , tidak sama dengan unsur kepala.
  • Footer: Halaman footer di mana baik cetak pergi; tanda tangan dalam sebuah pesan e-mail.
  • Nav: Koleksi link ke halaman lain.
  • Article: Sebuah entri independen dalam sebuah blog, majalah, ringkasan, dan sebagainya.

Comments

Popular posts from this blog

Spesifikasi Minimum (Minimum Requirements) Windows Server 2012

Pengertian Port Dan Contohnya

Troubleshooting Jaringan